
Hai TNers! Kisah seperti Malin Kundang dan Timun Mas ternyata punya padanan dalam pelajaran bahasa Inggris, yaitu narrative text. Banyak siswa mengira teks ini hanya sekadar cerita, padahal tujuan narrative text tidak berhenti di situ, dan setiap bagiannya punya struktur serta ciri kebahasaan tersendiri.
Tujuan utama narrative text adalah menghibur pembaca atau pendengar melalui cerita tentang pengalaman nyata maupun imajinatif. Karena itu, Minol akan membahas tujuan, struktur, ciri kebahasaan, jenis, dan contoh narrative text, lengkap dengan manfaatnya untuk belajar bahasa Inggris.
Baca Juga: 30+ Pengganti Kata Very dalam Bahasa Inggris, Biar Gak Bosen!
Apa Itu Narrative Text?
Narrative text adalah teks yang menceritakan serangkaian peristiwa secara runtut. Umumnya teks ini berupa cerita fiksi (khayalan) seperti cerita rakyat, legenda, dan dongeng. Cerita tersebut biasanya memiliki tokoh, konflik, dan penyelesaian.
Tujuan Narrative Text dalam Bahasa Inggris
Menurut Kompas.com, tujuan penulisan narrative text adalah menghibur pembaca atau pendengar cerita. Dalam materi bahasa Inggris, tujuan ini biasa disebut to entertain atau to amuse the readers. Berikut tiga tujuan yang paling sering disebut.
1. Menghibur Pembaca (Tujuan Utama)
Cerita yang seru, penuh kejutan, dan melibatkan emosi membuat pembaca menikmati bacaannya tanpa merasa sedang belajar materi berat. Inilah alasan narrative text sering menjadi pintu masuk yang menyenangkan untuk belajar bahasa Inggris.
2. Menyampaikan Pengalaman Nyata atau Imajinatif
Dalam rumusan fungsi sosial yang lazim di buku pelajaran, narrative text juga digunakan untuk menyampaikan pengalaman, baik yang nyata maupun yang hanya terjadi dalam imajinasi, dengan berbagai cara. Konflik dalam cerita menjadi cara untuk menunjukkan bagaimana tokoh menghadapi masalah.
3. Menyampaikan Pesan Moral
Banyak cerita, terutama fabel dan legenda, menyelipkan nilai kehidupan seperti kejujuran dan keberanian. Dengan begitu, pembaca tidak hanya terhibur, tetapi juga mendapat pelajaran hidup. Pesan moral ini biasanya disampaikan lewat konflik dan akhir cerita.
Struktur Narrative Text (Generic Structure)
Struktur dasar narrative text terdiri atas orientation, complication, dan resolution, sedangkan re-orientation bersifat opsional. Berikut penjelasannya dengan contoh dari cerita Malin Kundang:
| Struktur | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| Orientation | Memperkenalkan tokoh, waktu, dan tempat | Once upon a time, a poor boy named Malin Kundang lived with his mother in a small village by the sea. |
| Complication | Menampilkan masalah atau konflik | Years later, Malin became a rich merchant, but he was ashamed of his old mother and refused to acknowledge her. |
| Resolution | Menyelesaikan masalah, dengan akhir bahagia atau sedih | His mother was heartbroken and cursed him, and his ship turned into stone. |
| Re-orientation (opsional) | Penutup cerita, sering memuat pesan moral | Since then, people say we should never forget our parents. |
Ciri Kebahasaan Narrative Text
Menurut Kompas.com, unsur kebahasaan utama narrative text adalah simple past tense dan keterangan waktu. Berikut ciri kebahasaan yang perlu kamu kenali:
| Ciri | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Simple past tense | Menceritakan peristiwa yang sudah terjadi | lived, went, saw |
| Keterangan waktu (adverb of time) | Menandai kapan peristiwa terjadi | once upon a time, one day, long ago |
| Kata penghubung waktu | Menjaga urutan kejadian | then, after that, finally |
| Kata ganti orang | Fokus pada tokoh tertentu | he, she, they |
| Dialog langsung | Membuat cerita lebih hidup | “Forgive me, Mother!” he cried. |
Jenis Narrative Text
Cerita yang termasuk narrative text antara lain mitos, dongeng rakyat, legenda, dan fabel. Perbedaannya secara singkat:
- Fabel: cerita dengan tokoh hewan yang berperilaku seperti manusia, misalnya The Mouse Deer and the Crocodile.
- Legenda: cerita tentang asal-usul suatu tempat atau peristiwa, misalnya Malin Kundang.
- Mitos: cerita tentang dewa atau kekuatan gaib yang dipercaya dalam suatu budaya.
- Dongeng: cerita khayalan seperti Timun Mas atau Cinderella.
Contoh Narrative Text Singkat: Malin Kundang
Orientation: Once upon a time, a poor boy named Malin Kundang lived with his mother in a small village by the sea. He wanted a better life, so one day he left his village on a merchant’s ship.
Complication: Years later, Malin became a rich merchant and married a beautiful woman. When his ship returned to his village, his old mother ran to meet him. However, Malin was ashamed of her ragged clothes and refused to acknowledge her.
Resolution: His mother was heartbroken and cursed him. Suddenly, a storm came, and Malin’s ship turned into a stone.
Singkatnya, Malin Kundang meninggalkan desa untuk mencari kehidupan lebih baik, lalu durhaka kepada ibunya setelah menjadi kaya, sehingga ia dikutuk menjadi batu. Pada teks di atas terdapat 13 kata kerja bentuk lampau (termasuk bentuk lampau to be), yaitu 3 pada orientation, 6 pada complication, dan 4 pada resolution. Artinya, ciri simple past tense muncul di setiap bagian cerita.
Manfaat Mempelajari Narrative Text untuk Belajar Bahasa Inggris
Selain memahami tujuannya, mempelajari narrative text juga dapat membantu proses belajarmu. Menurut EF English Proficiency Index 2025, Indonesia berada di peringkat 80 dari 123 negara dengan skor 471 (kategori rendah), di bawah rata-rata global 488, sedangkan Medan mencatat skor 472. Di antara empat keterampilan, membaca memiliki skor tertinggi:
| Keterampilan | Skor Indonesia (EF EPI 2025) |
|---|---|
| Membaca | 491 |
| Menulis | 479 |
| Mendengarkan | 454 |
| Berbicara | 447 |
Artinya, membaca masih menjadi keterampilan paling kuat, sehingga cerita berbahasa Inggris bisa menjadi pijakan untuk melatih keterampilan lain. Berikut tiga manfaat yang bisa kamu rasakan.
Menginspirasi Melalui Cerita
Kisah tentang tokoh yang pantang menyerah bisa memotivasi kamu untuk terus berlatih. Membaca cerita seperti ini juga dapat membuat belajar bahasa Inggris terasa kurang kaku.
Menambah Wawasan Budaya
Cerita rakyat dari berbagai negara mengenalkan tradisi dan cara pandang yang berbeda. Wawasan ini membantu kamu memahami konteks saat membaca atau berbicara dengan orang dari budaya lain.
Mengasah Imajinasi Kreatif
Cerita fantasi mengajakmu membayangkan suasana dan tokoh yang luar biasa. Kebiasaan ini bisa membantumu menyusun ide cerita sendiri dalam bahasa Inggris. Saran Minol, mulailah dari cerita pendek agar tidak cepat bosan.
Baca Juga: Jangan Tertukar! Perbedaan Narrative dan Descriptive Text

Tujuan utama narrative text adalah menghibur, tetapi cerita juga bisa membawa pesan moral dan pengalaman yang berkesan. Pahami strukturnya dahulu, kenali ciri kebahasaannya seperti simple past tense, lalu berlatih dengan membaca dan menulis cerita pendek sederhana. Semakin sering berlatih, semakin mudah kamu memahami cerita berbahasa Inggris dan menyusun narrative text sendiri dengan percaya diri.
Ingin bisa menceritakan ulang kisah-kisah seru dalam bahasa Inggris dengan lancar tanpa takut salah past tense? Kamu bisa langsung mempraktikkannya di Program Kursus General English Offline dari Titik Nol English Course Medan. Di sini, kamu akan menikmati suasana belajar aktif ala Kampung Inggris Pare bersama tutor berpengalaman yang siap membimbingmu bicara lebih percaya diri. Opsi belajarnya pun praktis dengan pilihan sistem camp maupun non-camp sesuai kebutuhan harianmu.
Yuk, saatnya ubah pemahaman teorimu jadi kelancaran berbicara nyata bersama Titik Nol English Course Medan!
Halo! Perkenalkan saya Audrick, sebagai SEO Content Writer di Titik Nol English Course.


