Apa Beda TOEFL dan IELTS? Pemahaman Dasar serta Fungsinya

Apa Beda TOEFL dan IELTS

Hai TNers! Apakah kamu berniat untuk melanjutkan studimu di luar negeri? Jika iya, kamu pastinya harus menyiapkan sedari dini mengenai TOEFL dan IELTS. Tapi, apakah kamu tahu apa beda TOEFL dan IELTS? Nah, di artikel ini, Minol akan memberikan pemahaman dasar beserta fungsinya. 

Apa Itu TOEFL dan IELTS?

Bagi kamu yang masih bingung tentang apa itu TOEFL dan IELTS, Minol kasih poin-poin penting nih supaya kamu bisa langsung paham. 

TOEFL (Test of English as a Foreign Language)

TOEFL adalah tes yang diakui secara luas untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris non-penutur asli, terutama untuk keperluan akademis. Tes ini diselenggarakan oleh Educational Testing Service (ETS). Test ini juga memiliki dua jenis, yaitu:

  • TOEFL iBT (Internet-Based Test): Terdiri dari empat bagian: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
  • TOEFL PBT (Paper-Based Test): Versi kertas yang mencakup Listening, Structure and Written Expression, dan Reading.

Fungsi:

  • Digunakan oleh universitas dan perguruan tinggi di Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara lainnya sebagai syarat masuk.
  • Digunakan untuk keperluan profesional dan imigrasi di beberapa negara.

Kelebihan:

  • Menawarkan berbagai sumber latihan resmi dari ETS.
  • Banyak diterima di institusi pendidikan Amerika Utara.

Kekurangan:

  • Biaya yang relatif tinggi.
  • Jadwal tes yang mungkin terbatas di beberapa daerah.

IELTS (International English Language Testing System)

IELTS adalah tes bahasa Inggris yang diakui secara global untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, dan imigrasi. Tes ini dikelola bersama oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English. Sama seperti TOEFL, IELTS juga punya dua jenis, berikut:

  • IELTS Academic: Untuk mereka yang ingin mengejar pendidikan tinggi atau pendaftaran profesional.
  • IELTS General Training: Untuk mereka yang ingin bermigrasi ke negara berbahasa Inggris atau melanjutkan pendidikan menengah.

Bagian Tes:

  • Listening, Reading, Writing, dan Speaking.

Fungsi:

  • Diterima oleh institusi pendidikan di Inggris, Australia, Kanada, dan negara-negara lainnya.
  • Digunakan untuk keperluan imigrasi di negara-negara seperti Inggris, Australia, dan Kanada.

Kelebihan:

  • Pilihan format tes yang sesuai dengan tujuan (Academic dan General Training).
  • Lebih fleksibel dalam hal aksen yang diakui, mengingat penggunaannya di banyak negara berbahasa Inggris.

Kekurangan:

  • Format Speaking yang dilakukan tatap muka bisa menjadi tantangan bagi beberapa peserta.
  • Biaya yang juga cukup tinggi.

Apa Beda TOEFL dan IELTS?

Nah, sekarang waktunya untuk mengetahui apa beda TOEFL dan IELTS melalui poin-poin di bawah ini.

Tujuan Tes

TOEFL (Test of English as a Foreign Language)

  • Fokus: Akademis, terutama untuk keperluan pendidikan tinggi.
  • Target: Mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di negara-negara berbahasa Inggris, khususnya Amerika Serikat dan Kanada.

IELTS (International English Language Testing System)

  • Fokus: Akademis dan imigrasi.
  • Target: Mahasiswa yang ingin belajar di luar negeri (IELTS Academic) dan orang-orang yang ingin bermigrasi ke negara berbahasa Inggris (IELTS General Training).

Penyelenggara

TOEFL iBT

  • Bagian Tes: Reading, Listening, Speaking, Writing.
  • Durasi: Sekitar 4 jam.
  • Format: Komputerisasi dan berbasis internet.

IELTS

  • Bagian Tes: Listening, Reading, Writing, Speaking.
  • Durasi: Sekitar 2 jam 45 menit.
  • Format: Tertulis (Listening, Reading, Writing) dan tatap muka (Speaking).
  • Versi: Academic dan General Training.

Format Tes

TOEFL

  • Skor Total: 0-120, dengan masing-masing bagian bernilai 0-30.
  • Penilaian: Komputerisasi dengan beberapa bagian dinilai oleh penguji manusia.

IELTS

  • Skor Band: 0-9 untuk setiap bagian, rata-rata keseluruhan menghasilkan skor band keseluruhan.
  • Penilaian: Kombinasi penilaian komputer dan penguji manusia.

Penerimaan

TOEFL

  • Penerimaan: Banyak diterima oleh universitas di Amerika Utara dan beberapa negara lain.
  • Kelebihan: Fokus pada kemampuan akademis yang diperlukan di lingkungan pendidikan tinggi.

IELTS

  • Penerimaan: Diterima di Inggris, Australia, Kanada, dan banyak institusi di seluruh dunia.
  • Kelebihan: Fleksibel dengan dua versi tes yang sesuai untuk akademis dan imigrasi.

Biaya Tes

  • TOEFL: Sekitar $180-$300, tergantung lokasi.
  • IELTS: Sekitar $215-$250, tergantung lokasi.

Memilih tes bahasa Inggris yang tepat sangat tergantung pada tujuan kamu, apakah untuk pendidikan, pekerjaan, atau imigrasi. TOEFL menjadi pilihan utama untuk keperluan akademis. Sedangkan IELTS lebih fleksibel lagi, bisa untuk kuliah, kerja, hingga visa migrasi.

Jika kamu ingin mendalami TOEFL dan IELTS, kamu perlu untuk mengambil Program Online TOEFL/IELTS dari Titik Nol English Course Medan. Di program ini, kamu bakalan dibimbing oleh tutor muda yang berpengalaman untuk mempelajari TOEFL dan IELTS lebih dalam sampai kamu mahir agar bisa meraih skor TOEFL yang tinggi. 

Yuk, amankan kuotamu sekarang juga ya!

Scroll to Top