Apa Beda TOEFL dan IELTS? Ini Penjelasan Lengkapnya

Hai TNers! Bingung mau pilih TOEFL atau IELTS buat studi ke luar negeri? Salah pilih tes bisa berakibat fatal. Waktu belajarmu bisa terbuang percuma kalau ternyata kampus tujuanmu justru mensyaratkan jenis tes yang berbeda. Yuk, kenali perbedaan keduanya bersama Minol biar persiapanmu makin tepat sasaran.
Secara garis besar, TOEFL lebih fokus untuk kebutuhan akademis di Amerika Serikat dan Kanada, sementara IELTS lebih fleksibel karena diterima luas untuk keperluan akademis maupun imigrasi di Inggris, Australia, dan negara-negara Persemakmuran lainnya.
Baca Juga: Strategi Belajar Reading Bahasa Inggris untuk TOEFL-IELTS
Apa Itu TOEFL dan IELTS?
TOEFL (Test of English as a Foreign Language)
TOEFL adalah tes standar internasional yang mengukur kemampuan bahasa Inggris akademis penutur non-asli, diselenggarakan oleh Educational Testing Service (ETS). Terdapat dua jenis TOEFL, yaitu:
- TOEFL iBT (Internet-Based Test): terdiri atas empat bagian, yakni Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
- TOEFL PBT (Paper-Based Test): versi kertas yang mencakup Listening, Structure and Written Expression, dan Reading.
Fungsi:
- Digunakan oleh universitas dan perguruan tinggi di Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara lain sebagai syarat masuk.
- Digunakan untuk keperluan profesional dan imigrasi di beberapa negara.
Kelebihan: Tersedia berbagai sumber latihan resmi dari ETS, dan diterima luas di institusi pendidikan Amerika Utara. Kekurangan: Biaya berkisar $180–$300 (sekitar Rp2,9–4,8 juta), dan jadwal tes dapat terbatas di beberapa daerah.
IELTS (International English Language Testing System)
IELTS adalah tes bahasa Inggris yang diakui secara global untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, dan imigrasi, dikelola bersama oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English. Sama seperti TOEFL, IELTS juga memiliki dua jenis, yaitu:
- IELTS Academic: Untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi atau pendaftaran profesional.
- IELTS General Training: Untuk mereka yang ingin bermigrasi ke negara berbahasa Inggris atau melanjutkan pendidikan menengah.
Bagian tes: Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
Fungsi:
- Diterima oleh institusi pendidikan di Inggris, Australia, Kanada, dan negara-negara lainnya.
- Digunakan untuk keperluan imigrasi di negara-negara seperti Inggris, Australia, dan Kanada.
Kelebihan: Tersedia pilihan format sesuai tujuan (Academic dan General Training), serta lebih fleksibel dalam hal aksen yang diakui. Kekurangan: Format speaking dilakukan tatap muka langsung dengan penguji sehingga bisa jadi tantangan bagi sebagian peserta, dengan biaya berkisar $215–$250 (sekitar Rp3,4–4 juta).
Perbandingan Singkat TOEFL dan IELTS
| Aspek | TOEFL iBT | IELTS |
|---|---|---|
| Fokus | Akademis | Akademis & imigrasi |
| Bagian tes | Reading, Listening, Speaking, Writing | Listening, Reading, Writing, Speaking |
| Durasi | ± 4 jam | ± 2 jam 45 menit |
| Format | Komputerisasi, berbasis internet | Tertulis (LRW) + tatap muka (Speaking) |
| Skor | 0–120 | Band 0–9 |
| Biaya* | ± $180–$300 (± Rp2,9–4,8 juta) | ± $215–$250 (± Rp3,4–4 juta) |
| Umumnya diterima di | Amerika Serikat, Kanada | Inggris, Australia, Kanada, Selandia Baru |
Catatan: Kisaran biaya per 2026, tergantung lokasi tes dan kurs saat itu. Sebaiknya periksa harga terbaru melalui situs resmi ETS/IELTS sebelum mendaftar.
Apa Beda TOEFL dan IELTS Secara Lebih Rinci?
Tujuan Tes
TOEFL: berfokus pada keperluan akademis, terutama pendidikan tinggi. Target utamanya adalah mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di negara berbahasa Inggris, khususnya Amerika Serikat dan Kanada.
IELTS: berfokus pada keperluan akademis dan imigrasi. Target-nya adalah mahasiswa yang ingin belajar di luar negeri (IELTS Academic) serta mereka yang ingin bermigrasi ke negara berbahasa Inggris (IELTS General Training).
Penyelenggara dan Format Tes
TOEFL iBT: terdiri atas empat bagian (Reading, Listening, Speaking, Writing), berdurasi sekitar 4 jam, dengan format komputerisasi berbasis internet.
IELTS: terdiri atas empat bagian (Listening, Reading, Writing, Speaking), berdurasi sekitar 2 jam 45 menit, dengan format tertulis untuk Listening, Reading, dan Writing, serta tatap muka untuk Speaking. Tersedia dalam versi Academic dan General Training.
Sistem Penilaian
TOEFL: skor total berkisar 0–120, dengan setiap bagian bernilai 0–30. Penilaian dilakukan secara komputerisasi, dengan beberapa bagian dinilai oleh penguji manusia.
IELTS: skor band berkisar 0–9 untuk setiap bagian, dengan rata-rata keseluruhan menghasilkan skor band akhir. Penilaian merupakan kombinasi antara sistem komputer dan penguji manusia.
Penerimaan
TOEFL: diterima secara luas oleh universitas di Amerika Utara dan beberapa negara lain, dengan penekanan pada kemampuan akademis yang diperlukan di lingkungan pendidikan tinggi.
IELTS: diterima di Inggris, Australia, Kanada, dan banyak institusi di seluruh dunia, dengan keunggulan fleksibilitas karena tersedia dua versi tes untuk keperluan akademis dan imigrasi.
Baca Juga: Belajar TOEFL dari Nol

Setelah memahami seluk-beluknya satu per satu, kini kamu sudah punya gambaran jelas soal perbedaan TOEFL dan IELTS, mulai dari format tes, durasi, sistem penilaian, sampai cakupan penerimaannya di berbagai negara. Keduanya sama-sama jadi gerbang menuju pendidikan dan karier internasional, tinggal disesuaikan dengan tujuan studi, negara incaran, hingga format yang paling nyaman untuk kamu jalani.
TNers, buat kamu yang masih harus membagi waktu dengan kuliah, kerja, atau aktivitas harian lainnya, tinggal di camp belajar mungkin bukan pilihan yang paling praktis. Yuk, persiapkan diri kamu sejak sekarang dengan mengikuti Program Fullday & Partial Offline dari Titik Nol English Course Medan. Melalui program ini, kamu tetap bisa belajar dengan metode ala Kampung Inggris Pare dan materi terintegrasi TOEFL ITP atau IELTS Academic, dengan pilihan kelas siang atau malam serta durasi 2 minggu atau 1 bulan sesuai jadwalmu, biar kamu makin siap raih skor impian TOEFL/IELTS-mu.
Yuk, raih skor TOEFL/IELTS impianmu bareng Titik Nol English Course Medan!
F.A.Q Seputar Perbedaan TOEFL dan IELTS
TOEFL lebih fokus akademis dengan format komputerisasi penuh untuk Amerika Serikat dan Kanada, sedangkan IELTS lebih fleksibel untuk akademis maupun imigrasi dengan Speaking tatap muka.
TOEFL bisa lebih menantang di format komputerisasi dan durasinya, sementara IELTS bisa lebih menantang di bagian Speaking karena tatap muka langsung dengan penguji.
Kedua skor sama-sama berlaku selama dua tahun sejak tanggal tes.
Tidak selalu, karena beberapa kampus di Amerika Serikat lebih mengutamakan TOEFL sementara kampus di Inggris dan Australia lebih familiar dengan IELTS.
Bisa, tapi lebih efektif fokus ke satu tes dulu karena format dan strategi menjawab keduanya berbeda.



Pingback: Kupas Tuntas Perbedaan TOEFL dan IELTS Biar Gak Salah Lagi!