5 Strategi Belajar Reading Bahasa Inggris untuk TOEFL dan IELTS

belajar reading bahasa inggris

Hai TNers! Belajar reading bahasa Inggris untuk TOEFL dan IELTS terasa berat karena kamu harus memahami teks akademik yang panjang sambil dikejar waktu. Di TOEFL ITP, kamu punya 55 menit untuk 50 soal, sedangkan di IELTS ada 60 menit untuk 40 soal dari tiga teks. Kalau strategi dan format tesnya belum jelas, waktu bisa habis sebelum semua soal terjawab, dan skor reading jadi taruhannya. Biar tidak sampai begitu, Minol sudah menyiapkan lima strategi belajar reading bahasa Inggris yang praktis, lengkap dengan perbandingan format tes dan cara menjawab tiap tipe soal.

Baca Juga: 5 Teknik Reading IELTS agar Tidak Kehabisan Waktu

Cara Praktis Belajar Reading Bahasa Inggris Buat Ningkatin Skor TOEFL dan IELTS

Biar bisa meraih skor TOEFL dan IELTS yang maksimal, kamu perlu strategi belajar yang tepat. Berikut cara belajar reading bahasa Inggris yang praktis dan bisa langsung kamu pakai. 

1. Perbanyak Membaca Beragam Teks Bahasa Inggris

Untuk ningkatin skor reading, kamu harus terbiasa membaca berbagai jenis teks, mulai dari artikel berita, esai akademik, jurnal, hingga cerita pendek. Makin banyak jenis teks yang kamu baca, makin cepat otakmu mengenali struktur kalimat, kosakata, dan ide pokok yang sering muncul di TOEFL maupun IELTS.

Selain itu, membaca beragam teks juga membantu kamu memahami konteks kata dan idiom yang berbeda. Kamu juga jadi lebih cepat menemukan informasi penting saat menghadapi pertanyaan di ujian. Langkah ini membuat kemampuan membaca kamu meningkat dengan lancar dan teratur.

2. Fokus pada Skimming dan Scanning

Skimming dan scanning adalah teknik penting untuk menghadapi reading section TOEFL dan IELTS. Skimming membantu kamu menangkap ide utama dan alur paragraf secara cepat, sedangkan scanning digunakan untuk menemukan informasi spesifik seperti tanggal, angka, atau nama. Latihan rutin kedua teknik ini membuat kamu lebih efisien saat mengerjakan soal.

Mulailah dengan membaca satu paragraf lalu mencoba menemukan ide pokok tanpa membaca kata per kata. Setelah itu, latihan scanning dengan mencari kata kunci tertentu dalam teks. Dengan kombinasi ini, kamu bisa menghemat waktu dan meningkatkan akurasi jawaban di ujian.

3. Perbanyak Kosakata dan Catat Kata Baru

Dalam reading comprehension, penguasaan kosakata menjadi kunci untuk memahami teks bacaan. Setiap membaca teks bahasa Inggris, catat langsung kosakata baru beserta artinya, sinonim, atau frasa yang relevan. Kamu bisa menyimpannya di buku catatan atau aplikasi notes biar lebih gampang dibaca ulang.

Setelah itu, coba bikin kalimat pake kosakata itu atau banyakin latihan soal reading. Dengan cara sederhana ini, kamu nggak cuma tau arti katanya aja, tapi juga bisa mengenali maknanya saat muncul dalam konteks yang berbeda. Memperbanyak pengetahuan kosakata akan sangat memudahkanmu meraih skor reading yang tinggi.

4. Latihan Soal TOEFL dan IELTS Secara Rutin

Salah satu cara efektif menaikkan skor reading adalah dengan sering latihan soal asli TOEFL dan IELTS. Dengan latihan soal, kamu bisa memahami tipe pertanyaan yang sering muncul, seperti multiple choice, true/false/not given, atau matching headings. Ini membantu kamu mengenali pola teks dan strategi menjawab yang tepat.

Nggak cuma itu aja, latihan soal reading secara rutin juga bisa melatih kecepatan membaca dan kemampuan menemukan jawaban dengan cepat. Jangan lupa untuk ulas kembali jawaban yang salah biar kamu bisa belajar dari kesalahan dan tidak mengulanginya. 

5. Buat Ringkasan dan Parafrase Teks

Setelah membaca suatu teks, cobalah buat ringkasan atau parafrase dengan kata-kata sendiri. Tips ini melatih kamu memahami isi teks secara keseluruhan. Dengan terbiasa merangkum, kamu bakal lebih mudah menjawab pertanyaan detail dan inference dalam ujian.

Latihan parafrase juga bisa meningkatkan kemampuan mengenali sinonim dan struktur kalimat berbeda yang sering muncul di TOEFL dan IELTS. Cara ini membuat kamu lebih siap menghadapi soal yang menguji pemahaman mendalam, sekaligus melatih skill bahasa Inggris secara keseluruhan.

Baca juga: Cara Efektif Belajar TOEFL Dari Nol Untuk Raih Skor Tinggi!

CTA Banner - Program Kursus Bahasa Inggris Offline Medan

Kunci sukses menaklukkan reading TOEFL dan IELTS terletak pada konsistensi latihan serta manajemen waktu yang efisien. Dengan memperkaya kosakata, menguasai teknik skimming dan scanning, mempraktikkan parafrase, serta berlatih sesuai format soal, kamu dapat memahami teks akademik yang panjang dengan cepat dan akurat. Terapkan strategi ini secara rutin agar skor impianmu bisa tercapai.

TNers, jangan biarkan skor reading menghambat langkahmu untuk meraih beasiswa, syarat kelulusan, atau peluang karir impian! Kamu bisa memantapkan fondasi tesmu di Program Kursus TOEFL & IELTS Offline dari Titik Nol English Course Medan. Didampingi oleh tutor berpengalaman dengan metode belajar teruji ala Kampung Inggris Pare, kamu akan dibimbing secara terarah hingga benar-benar siap menghadapi hari ujian. Pilihan belajarnya fleksibel dengan opsi jadwal kelas serta sistem camp maupun non-camp.

Yuk, saatnya wujudkan target akademismu dan raih masa depan cerah bareng Titik Nol English Course Medan!

F.A.Q Seputar Strategi Belajar Reading Bahasa Inggris untuk TOEFL dan IELTS

Sebagian sama, seperti skimming, scanning, dan penguasaan kosakata. Bedanya ada pada format soal. TOEFL ITP seluruhnya pilihan ganda, sedangkan IELTS memakai berbagai tipe soal seperti True/False/Not Given dan matching headings.

Menurut ETS, Reading Comprehension TOEFL ITP Level 1 berisi 50 soal dalam 55 menit. Menurut situs resmi IELTS, reading IELTS berisi 40 soal dalam 60 menit.

False berarti pernyataan bertentangan dengan teks, sedangkan Not Given berarti informasinya tidak ada di teks sama sekali. Keduanya sering tertukar, jadi perlu dilatih secara khusus.

Mulailah dengan lima langkah: perbanyak membaca beragam teks, latih skimming dan scanning, perkaya kosakata lewat konteks, latih soal sesuai format tes yang kamu ambil, lalu buat ringkasan dan parafrase setelah membaca.

Tidak ada patokan baku. Sebagai saran Minol, mulai dari satu teks per hari selama 20 sampai 30 menit sambil mencatat kosakata baru, lalu tingkatkan seiring kemampuanmu.

Scroll to Top