
Hai TNers! TOEFL adalah tes standar internasional yang mengukur kemampuan bahasa Inggris untuk penutur non-native. Kamu pasti familiar dengan syarat “wajib punya skor TOEFL” saat daftar kuliah luar negeri atau melamar kerja impian. Masalahnya, banyak jenis tes TOEFL dengan format berbeda-beda, jadi kalau tidak paham dari awal, kamu bisa salah pilih jenis tes atau kurang persiapan. Hasilnya, skor tidak sesuai target, dan peluang studi atau kerja impian pun bisa hilang. Jangan khawatir, Minol bakal bahas lengkap apa itu TOEFL, jenis-jenisnya, dan fungsinya, biar kamu tidak salah langkah!
Baca juga: Ketahui Perbedaan Sertifikat TOEFL IBT dan ITP
Apa itu TOEFL?
Jadi, apa itu TOEFL? TOEFL (Test of English as Foreign Language) adalah tes kemampuan berbahasa Inggris yang dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service), sebuah organisasi yang sudah ada sejak tahun 1947 di Amerika Serikat. Tujuan tes ini adalah untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang, terutama dalam konteks akademis. Selain itu, TOEFL menilai empat kemampuan utama, yaitu reading (membaca), listening (mendengar), speaking (berbicara), dan writing (menulis).
Jenis-Jenis TOEFL
Selanjutnya, ada beberapa jenis tes TOEFL yang disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi para individu. Berikut merupakan jenis-jenis TOEFL yang umum digunakan, yaitu:
1. TOEFL IBT (Internet-Based Test)
TOEFL IBT merupakan jenis TOEFL yang paling banyak digunakan dan dilakukan secara daring (online). Waktu pengerjaan tes ini yaitu 4 jam yang mencakup ke dalam empat bagian, yaitu reading, listening, reading, dan writing. Skor tes ini mulai dari 0 sampai 120. Selain itu, banyak universitas dan institusi pendidikan yang menerima skor TOEFL IBT sebagai salah satu syarat masuk.
2. TOEFL PBT (Paper-Based Test)
Bentuk test TOEFL PBT merupakan tes pertama kali yang dikeluarkan oleh ETS. Tes ini dilakukan dengan berbasis kertas. Pelaksanaan tes ini adalah 2,5 jam dengan tiga bagian utama, yaitu listening comprehension, structure and written expression, dan reading. Memiliki rentang skor 217 sampai dengan 677. Namun, pada bulan April tahun 2021 lalu tes TOEFL PBT sudah dihentikan oleh ETS.
3. TOEFL ITP (Institutional Testing program)
Tes TOEFL ITP merupakan versi tes yang hanya berlaku di lembaga atau institusi tertentu dan bukan untuk keperluan internasional. Selain itu, TOEFL ITP sering digunakan untuk evaluasi internal di lembaga atau perusahaan yang memerlukan bukti kemampuan bahasa inggris karyawan atau calon mahasiswa.
4. TOEFL CBT (Computer Based Test)
Jenis tes ini menggunakan komputer sebagai media pengujinya. Saat ini banyak orang yang sudah menggunakan tes ini sebagai pengganti tes TOEFL PBT. Lama waktu pengerjaan 2 sampai 2,5 jam. Materi yang diujikan adalah Listening, Structure, Reading, dan Writing dengan rentang skor 0 sampai 300. Namun, ETS sudah tidak menggunakan TOEFL CBT lagi saat TOEFL IBT mulai diperkenalkan di berbagai wilayah. Tindakan tersebut dilakukan agar tidak ada tumpang tindih dan memastikan kelancaran transisi ke TOEFL IBT.
Fungsi dan Kegunaan TOEFL
Fungsi dan kegunaan TOEFL tergantung pada setiap kondisi seseorang, bisa untuk melamar pekerjaan atau ingin melanjutkan pendidikan ke universitas luar negeri. Berikut ini merupakan beberapa fungsi dan kegunaan TOEFL, yaitu:
1. Syarat Masuk Universitas dan Perguruan Tinggi
Digunakan oleh calon mahasiswa internasional sebagai syarat masuk untuk mendaftar ke universitas terkenal di luar negeri, seperti di Amerika Serikat, Kanada, Australia dan negara-negara berbahasa inggris lainnya. Selain itu, universitas di dalam Negeri juga menggunakan skor TOEFL sebagai syarat masuk Pascasarjana.
2. Persyaratan Mendapatkan Beasiswa
TOEFL juga menjadi syarat bagi mereka yang ingin mendapatkan beasiswa di luar negeri. Karena untuk membuktikan bahwa penerima beasiswa memiliki kemampuan bahasa inggris yang memadai untuk belajar di luar negeri.
3. Pekerjaan Berstandar Internasional
Beberapa perusahaan berstandar internasional dan multinasional menjadikan skor TOEFL sebagai salah satu bagian dari proses rekrutmen atau promosi. Dengan begitu, skor TOEFL dapat memastikan kemampuan bahasa inggris para pelamar yang ingin bekerja di perusahaan dengan standar bahasa inggris.
4. Sebagai Evaluasi Kemampuan bahasa inggris Individu
Selain itu, TOEFL tidak hanya untuk keperluan akademis atau pekerjaan, tapi juga dapat berguna bagi individu yang ingin mengevaluasi kemampuan berbahasa inggris mereka. Hasil tes dapat memberikan gambaran yang jelas tentang keterampilan individu dan bisa mengetahui area yang perlu ditingkatkan.
Baca juga: Jenis Tes TOEFL, Pentingnya tes TOEFL dan Bagaimana Persiapannya

Nah, itu dia gambaran lengkap tentang TOEFL yang wajib kamu ketahui sebelum melangkah lebih jauh. Mulai dari pengertian, jenis-jenis, sampai fungsinya, semua ini bakal jadi bekal penting buat kamu yang sedang mempersiapkan diri menghadapi tantangan akademis maupun karier. Semoga pembahasan ini bisa bikin kamu makin siap dan percaya diri meraih skor TOEFL impian.
TNers, bagi kamu warga Medan yang mau persiapan TOEFL secara tatap muka, Titik Nol English Course dari Kampung Inggris Pare kini hadir di Kota Medan! Yuk, persiapkan diri kamu sejak sekarang dengan ikut Program Kursus IELTS Offline dari Titik Nol English Course Medan, dengan tutor berpengalaman, materi lengkap, dan simulasi tes yang mendekati aslinya, biar kamu makin siap raih skor impian.
Yuk, wujudkan skor impianmu dengan bergabung di Titik Nol English Course Medan!

Saya adalah seorang content writer SEO pemula yang memiliki minat dibidang content writing dan bersemangat dalam menciptakan konten berkualitas tinggi yang ramah di mesin pencari.



Pingback: Contoh Soal Bahasa Inggris untuk TOEFL dan IELTS + Jawaban
Pingback: Tips Belajar TOEFL untuk Pemula yang Super Efektif