5 Tahap Latihan IELTS Skimming & Scanning dari Nol hingga Mahir

IELTS Skimming & Scanning

Halo TNers! Pernah merasa waktu IELTS Reading habis karena terlalu lama membaca satu teks? Ada teknik yang bernama Skimming dan Scanning untuk membantu kalian membaca lebih terarah, bukan sekadar lebih cepat. Namun, kemampuan ini perlu dilatih bertahap agar pencarian informasi menjadi otomatis. Karena itu, Minol sudah menyiapkan lima tahap latihan untuk membantu TNers melatih IELTS Skimming & Scanning dari nol hingga mahir. 

Baca juga: 7 Cara Jitu Persiapan IELTS untuk Beasiswa Luar Negeri biar Skor Maksimal

5 Tahap Melatih IELTS Skimming & Scanning

Untuk membangun kemampuan IELTS Skimming & Scanning secara bertahap, TNers bisa mulai dari lima tahap berikut ini.

1. Kenali Struktur Teks

Mulailah dengan membaca judul, subjudul, dan kalimat awal setiap paragraf. Jangan berusaha memahami semua kata. Tujuannya adalah mengenali topik serta arah pembahasan dan menangkap intinya. Setelah itu, coba rangkum isi setiap paragraf dalam satu kalimat. Gunakan teks pendek terlebih dahulu, lalu tingkatkan panjang bacaan setelah terbiasa. Fokuskan perhatian pada struktur teks, bukan detail kecil.

2. Latih Mata Mencari Target

Berlatihlah scanning dengan menentukan target sebelum membaca. Target dapat berupa nama, angka, tahun, tempat, atau istilah tertentu. Jangan mencari kata secara acak agar fokus tetap terarah. Setelah target ditemukan, baca kalimat di sekitarnya. Kata yang sama belum tentu menjadi jawaban karena informasi dapat menggunakan sinonim atau parafrasa. Target yang jelas membuat gerakan mata lebih terarah.

3. Gabungkan dengan Close Reading

Skimming dan scanning membantu menemukan gambaran serta lokasi informasi, tetapi bagian relevan tetap perlu dibaca teliti. Jangan berhenti setelah menemukan keyword. Latih pola sederhana seperti baca sekilas teks, baca pertanyaan, cari kata kunci, lalu lakukan close reading. Catat kesalahan untuk mengetahui sumber kesalahan. Close reading memastikan konteks jawaban dipahami dengan tepat.

4. Naikkan Kesulitan Bertahap

Setelah terbiasa dengan teks pendek, gunakan passage IELTS yang lebih panjang. Mulailah tanpa batas waktu agar TNers mengutamakan ketepatan. Kemudian, tambahkan timer secara bertahap. Kurangi waktu pencarian ketika akurasi sudah stabil, tanpa mengorbankan pemahaman. Setelah akurasi mulai stabil, mulai naikkan tingkat kesulitannya.

5. Simulasikan Kondisi Tes

Tahap terakhir adalah menggabungkan semua kemampuan dalam latihan menyerupai tes. Gunakan passage IELTS, kerjakan pertanyaan, dan atur waktu seperti tes. Setelah selesai, jangan hanya menghitung skor. Evaluasi pertanyaan yang salah untuk mengetahui sumber kesalahan. Simulasi menguji kemampuan dalam tekanan waktu sebenarnya.

Baca juga: 5 Fakta Penting IELTS One Skill Retake yang Wajib Diketahui

CTA Banner - Program Kursus Bahasa Inggris Offline Medan

IELTS Skimming & Scanning perlu dilatih secara bertahap agar kemampuan membaca semakin cepat dan akurat. TNers dapat memulainya dengan mengenali struktur teks, mencari informasi yang ditargetkan, lalu membaca bagian relevan dengan teliti. Setelah terbiasa, tingkatkan kesulitan bacaan dan waktu latihan sebelum menguji kemampuan melalui simulasi tes. Dengan latihan bertahap, Skimming & Scanning dapat digunakan lebih terarah dan efektif. 

Jika TNers ingin melatih kemampuan IELTS secara lebih terstruktur, Minol menyediakan Program Kursus IELTS Offline dari Titik Nol English Course Medan dengan program unggulan IELTS Academic. Program ini menggunakan metode ala Kampung Inggris, integrated curriculum yang terhubung dengan IELTS, serta tutor berpengalaman dan bersertifikat internasional. TNers dapat memilih durasi 2 minggu atau 1 bulan, dengan pilihan camp atau tanpa camp serta kelas siang atau malam.

Yuk, bawa kemampuan IELTS Skimming & Scanning dari sekadar teori ke latihan nyata dengan bergabung di Titik Nol English Course Medan!

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS

Jawab: Menurut poin 1 dan 2 dalam artikel, perbedaan utamanya terletak pada target dan tujuan membaca.

  • Scanning bertujuan mencari informasi spesifik seperti angka, tahun, nama orang, lokasi, atau istilah tertentu dengan mengarahkan mata pada target yang dicari.
  • Skimming bertujuan untuk mengenali topik besar, arah pembahasan, struktur teks, dan gagasan pokok paragraf dengan cara membaca cepat judul serta kalimat awal tiap paragraf.

Jawab: Berdasarkan poin ke-3 artikel (“Gabungkan dengan Close Reading“), Skimming dan scanning menemukan gambaran/lokasi informasi, sedangkan close reading memastikan konteks dan jawaban benar. 

Jawab: Pola sederhana yang disarankan artikel untuk melatih respons otomatis mata TNers adalah:

  • Baca sekilas seluruh teks dengan cepat untuk mendapat gambaran umum.
  • Baca pertanyaan untuk memahami apa yang dicari.
  • Cari kata kunci yang relevan dari soal ke dalam teks.
  • Lakukan close reading pada kalimat yang memuat kata kunci untuk memastikan jawaban.

Jawab: Sesuai poin ke-4 (“Naikkan Kesulitan Bertahap”), latihan di awal wajib mengutamakan ketepatan (akurasi) daripada kecepatan. Jika TNers langsung berlatih menggunakan timer saat kemampuan dasar belum matang, kalian akan cenderung panik, membaca asal cepat, dan akurasi jawaban menjadi buruk. Timer baru boleh ditambahkan secara bertahap setelah akurasi membacamu sudah mulai stabil.

Jawab: Berdasarkan poin ke-1 artikel, kesalahan terbesar adalah berusaha memahami semua kata dan detail kecil saat pertama kali menyisir teks. Hal ini membuang banyak waktu berharga karena tujuan utama skimming hanyalah menangkap inti dan arah pembahasan tiap paragraf, bukan menghafal isi detailnya. 

Scroll to Top