
Halo TNers! Metode spaced repetition memanfaatkan pengulangan dengan jeda waktu tertentu untuk membantu memperkuat ingatan, sehingga belajar vocabulary tidak harus dilakukan dengan menghafal puluhan kata sekaligus. Namun, TNers perlu tahu cara mengatur jadwal pengulangan dan menguji ingatan agar hasilnya lebih efektif. Nah, Minol akan membahas panduan lengkap, cara kerja, dan rekomendasi aplikasi terbaik untuk membantu proses belajar vocabulary-mu dengan metode spaced repetition.
Baca Juga: Mau Improve Vocabulary? Simak 5 Rekomendasi Lagu Inggris Ini!
Apa Itu Metode Spaced Repetition?
Metode spaced repetition untuk vocabulary adalah teknik belajar kosakata dengan mengulang materi dalam beberapa sesi yang dipisahkan oleh jeda waktu. Alih-alih menghafal banyak kata sekaligus dalam satu sesi panjang, TNers akan meninjau kembali kosakata secara berkala.
Metode ini berkaitan dengan spacing effect, yaitu fenomena ketika pembelajaran yang disebar dalam beberapa sesi dapat membantu retensi informasi dibandingkan pembelajaran yang dipusatkan dalam satu sesi. Penjelasan ini didukung oleh penelitian tentang strategi belajar efektif yang diterbitkan dalam Nature Reviews Psychology pada 2022.
Selain itu, metode ini dapat dipadukan dengan active recall, yaitu mencoba mengingat informasi sebelum melihat jawabannya. Dengan begitu, TNers tidak hanya membaca kembali arti kata, tetapi juga berlatih mengambil informasi dari ingatan.
Bagaimana Cara Kerja Spaced Repetition?
Cara kerja spaced repetition berpusat pada pengulangan yang dijadwalkan secara berkala. Setelah mempelajari sebuah kata, TNers akan mengujinya kembali pada sesi berikutnya. Kata yang masih sulit diingat dapat ditinjau lebih cepat, sedangkan kata yang sudah dikuasai dapat diulang dengan jeda lebih panjang.
Sebagai contoh, TNers mempelajari kata reluctant, yang berarti enggan atau tidak bersedia. Setelah mencoba mengingat artinya, TNers meninjau kembali kata tersebut pada sesi berikutnya. Jika jawabannya masih sulit diingat, kata itu perlu mendapat latihan tambahan.
Menurut panduan spacing dan retrieval practice dari AERO, pembelajaran yang tersebar dalam beberapa kesempatan dapat membantu mempertahankan informasi dalam jangka panjang. Namun, tidak ada satu interval yang selalu paling efektif untuk semua materi dan kebutuhan belajar.
Bagaimana Cara Menerapkan Spaced Repetition untuk Menghafal Vocabulary?
Berikut langkah-langkah praktis yang bisa TNers coba untuk membangun kebiasaan belajar kosakata.
- Pilih kosakata yang relevan. Ambil kata dari bacaan, video, materi kuliah, atau latihan bahasa Inggris yang sedang dipelajari.
- Buat kartu kosakata. Tuliskan kata di satu sisi dan arti, contoh kalimat, serta informasi pelafalan di sisi lainnya.
- Uji ingatan sebelum melihat jawaban. Coba jelaskan arti kata atau ingat kata bahasa Inggris berdasarkan petunjuk dalam bahasa Indonesia.
- Atur jadwal pengulangan. Sebagai contoh awal, TNers bisa mencoba meninjau kosakata pada hari pertama, kedua, keempat, ketujuh, dan keempat belas. Jadwal ini hanyalah contoh yang dapat disesuaikan dengan tingkat kesulitan kata dan kebutuhan belajar.
- Gunakan kata dalam konteks. Buat kalimat sendiri atau praktikkan kata tersebut saat berbicara agar pembelajaran tidak berhenti pada hafalan arti.
TNers juga bisa menggabungkan kartu kosakata dengan latihan membaca dan berbicara. Misalnya, setelah mempelajari kata reluctant, buat kalimat She was reluctant to share her opinion. Cara ini membantu menghubungkan arti kata dengan situasi penggunaannya.
Apa Saja Aplikasi Spaced Repetition Terbaik untuk Vocabulary?
Ada beberapa aplikasi yang dapat membantu TNers menyimpan kosakata, mengatur latihan, dan meninjau kembali kata yang sudah dipelajari.
1. Anki
Anki merupakan aplikasi kartu belajar yang mendukung active recall dan spaced repetition. TNers dapat membuat kartu sendiri, menambahkan gambar atau audio, serta menggunakan jadwal pengulangan untuk meninjau materi.
Aplikasi ini cocok untuk pembelajar mandiri yang ingin menyusun koleksi kosakata sendiri, termasuk istilah akademik untuk persiapan TOEFL dan IELTS. Namun, pengaturan dan banyaknya pilihan fitur mungkin membutuhkan waktu untuk dipelajari oleh pengguna baru.
2. Quizlet
Quizlet menyediakan kartu digital dan fitur latihan dengan pengulangan terjadwal. Pada fitur Spaced Repetition, pengguna menilai seberapa baik mereka mengingat kartu, kemudian sistem menentukan materi yang perlu ditinjau kembali.
Aplikasi ini cocok untuk TNers yang menginginkan pengalaman belajar praktis. Meski demikian, ketersediaan fitur dapat berbeda menurut perangkat dan paket berlangganan. Karena itu, periksa ketentuan terbaru sebelum mengandalkan fitur tertentu.
3. Memrise
Memrise dapat menjadi alternatif bagi TNers yang ingin mempelajari bahasa melalui materi kontekstual dan latihan berbasis aplikasi.
Berbeda dari aplikasi yang berfokus pada kartu buatan sendiri, Memrise lebih menonjolkan pengalaman belajar bahasa melalui materi yang disediakan platform. Sebelum memilihnya khusus untuk spaced repetition, periksa fitur pengulangan yang tersedia pada versi terbaru dan pastikan sesuai dengan kebutuhan belajar.
Aplikasi mana yang sebaiknya dipilih?
| Kebutuhan | Pilihan yang bisa dipertimbangkan |
| Mengatur kartu dan materi sendiri | Anki |
| Belajar melalui kartu dan beragam latihan | Quizlet |
| Belajar bahasa dengan materi kontekstual | Memrise |
Tabel tersebut merupakan panduan pemilihan berdasarkan karakteristik umum aplikasi, bukan hasil pengujian yang membuktikan satu aplikasi selalu lebih efektif daripada yang lain. Pilih aplikasi yang nyaman digunakan dan mendukung kebiasaan belajar secara konsisten.
Apa Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Menggunakan Spaced Repetition?
Walaupun membantu mengatur latihan, metode ini tidak otomatis membuat TNers menguasai seluruh kosakata. Beberapa kebiasaan berikut justru dapat mengurangi manfaatnya.
- Hanya membaca kartu. Usahakan mengingat jawaban terlebih dahulu sebelum membalik kartu.
- Menambahkan terlalu banyak kata. Mulailah dari jumlah yang realistis agar sesi pengulangan tidak menumpuk.
- Menghafal tanpa konteks. Pelajari contoh kalimat supaya TNers memahami bagaimana sebuah kata digunakan.
- Mengabaikan kata yang sulit. Berikan latihan tambahan untuk kosakata yang masih sering terlupakan.
- Tidak konsisten berlatih. Jadwalkan sesi singkat secara rutin daripada menunggu waktu luang untuk menghafal banyak kata sekaligus.
Untuk meningkatkan hasil belajar, TNers dapat memadukan pengulangan berjeda dengan variasi latihan, seperti membuat kalimat, menjawab pertanyaan, dan menggunakan kosakata dalam percakapan. Panduan AERO tentang variasi latihan juga membahas manfaat memvariasikan kesempatan berlatih agar pengetahuan dapat digunakan dalam konteks berbeda.
Baca Juga: 5 Rahasia Ingat Vocabulary Bahasa Inggris Lebih Lama

Metode spaced repetition untuk vocabulary membantu TNers mempelajari kosakata bahasa Inggris melalui pengulangan yang tersebar dalam beberapa sesi. Dengan memadukan jadwal yang sesuai, latihan mengingat secara aktif, dan penggunaan kata dalam konteks, TNers dapat membangun kebiasaan belajar yang lebih terstruktur. Aplikasi seperti Anki, Quizlet, dan Memrise bisa menjadi alat bantu, tetapi hasilnya tetap bergantung pada konsistensi dan cara TNers mempraktikkan kosakata yang dipelajari.
Nah, TNers, sudah tahu banyak vocabulary, tetapi masih bingung saat menggunakannya dalam percakapan? Minol punya solusinya, yaitu Program Kursus General English Offline Titik Nol English Course Medan. TNers bisa belajar bersama tutor bersertifikat Internasional, mendapatkan materi terstruktur, placement test, serta gratis biaya pendaftaran dan buku. Tersedia pilihan durasi 2 minggu atau 1 bulan, dengan opsi camp atau tanpa camp.
Yuk, latih vocabulary yang sudah dipelajari agar makin lancar bersama Titik Nol English Course Medan!
F.A.Q Seputar Spaced Repetition untuk Vocabulary
Mulailah dengan 5–10 kata per hari jika masih pemula, lalu sesuaikan jumlahnya dengan waktu belajar dan kemampuan mengingat.
Tidak ada durasi pasti karena setiap kata memiliki tingkat kesulitan berbeda. Konsistensi latihan dan kemampuan menggunakan kata dalam konteks turut mempengaruhi retensi (daya ingat).
Ya, metode ini dapat membantu mengingat kosakata akademik yang dibutuhkan dalam persiapan TOEFL dan IELTS. Namun, TNers tetap perlu berlatih membaca, mendengarkan, menulis, dan berbicara.
Bisa. Buat kartu yang memuat arti, contoh kalimat, dan konteks penggunaan agar TNers memahami maknanya, bukan sekadar menghafal terjemahan.
Jangan langsung melihat jawaban. Cobalah mengingatnya terlebih dahulu. Jika masih lupa, periksa jawaban, pahami kembali maknanya, lalu ulangi kata tersebut sesuai jadwal berikutnya.
