
Halo TNers! Lagi persiapan IELTS dan mulai deg-degan membayangkan pertanyaan Speaking Part 1? Sesi wawancara sekitar 4–5 menit ini membahas berbagai hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti rumah, pekerjaan, studi, keluarga, dan hobi. Karena topiknya bisa beragam, menghafal satu jawaban untuk setiap pertanyaan tentu bukan cara yang praktis. Nah, Minol bakal bantu TNers melihat topik Speaking Part 1 yang sering muncul di 2026 sekaligus cara menjawabnya dengan natural.
Baca Juga: 50+ Contoh Pertanyaan IELTS Speaking Part 1 Terbaru dan Contoh Jawabannya
Apa Saja Topik IELTS Speaking Part 1 yang Sering Muncul di 2026?
Berikut 10 topik yang sering muncul berdasarkan referensi resmi IELTS dan IDP IELTS, serta laporan soal Speaking 2026 dari Langujet. Jadi, TNers bisa menjadikan daftar ini sebagai fokus latihan sebelum menghadapi IELTS Speaking Part 1.
| No | Topik | Contoh yang bisa ditanyakan |
|---|---|---|
| 1 | Work / Study | What do you do? What do you enjoy about your studies? |
| 2 | Home / Hometown | Where do you live? What do you like about your hometown? |
| 3 | Family | How many people are there in your family? |
| 4 | Hobbies / Free Time | What do you do in your free time? |
| 5 | Food / Cooking | What kind of food do you like? Do you enjoy cooking? |
| 6 | Music | What kind of music do you like? How often do you listen to music? |
| 7 | Sports / Exercise | Do you play any sports? How often do you exercise? |
| 8 | Technology / Internet | How often do you use the internet? What technology do you use every day? |
| 9 | Shopping | Do you enjoy shopping? What do you usually buy? |
| 10 | Travel / Transport | How do you usually travel? Do you enjoy travelling? |
Jadi, jangan hanya latihan menghafal vocabulary. Speaking adalah kemampuan yang harus dilatih secara menyeluruh.
Bagaimana Cara Menjawab IELTS Speaking Part 1?
Setelah memahami topik IELTS yang mungkin dibahas, sekarang saatnya mengetahui cara merespons pertanyaan dengan lebih natural. Ada beberapa strategi sederhana yang bisa TNers gunakan saat latihan maupun ketika menghadapi examiner.
1. Jawab Langsung, Lalu Kembangkan
Jangan berhenti pada jawaban seperti “Yes, I do.” Tambahkan alasan atau detail agar respons terasa lebih lengkap.
Pola sederhana: Answer + Reason + Detail/Example
Tidak perlu membuat jawaban panjang. Yang penting, respons tetap relevan dengan pertanyaan.
2. Gunakan Vocabulary yang Natural
Jangan memaksakan vocabulary sulit hanya supaya terdengar pintar. Pilih kata dan collocations yang memang sesuai konteks.
Contohnya:
- like / be keen on
- very tired / exhausted
- very interesting / fascinating
- spend time / hang out / spend time doing something
Yang dicari bukan sekadar kata sulit, tetapi kemampuan menggunakan vocabulary secara tepat dan alami.
3. Jangan Menghafal Jawaban Utuh
Menghafal daftar pertanyaan dan jawabannya memang terlihat praktis, tetapi bisa membuat respons terdengar kaku. Lebih baik siapkan ide, vocabulary, dan pengalaman pribadi, lalu rangkai jawabannya saat berbicara. Misalnya, untuk topik hometown, siapkan beberapa poin:
tempat tinggal + hal yang disukai + aktivitas + alasan
Jadi, ketika pertanyaannya berubah sedikit, TNers tetap bisa menjawab tanpa panik.
4. Perhatikan Tenses dalam Pertanyaan
Dengarkan baik-baik waktu yang digunakan examiner. Pertanyaan tentang kebiasaan sekarang tentu membutuhkan respons yang berbeda dari pengalaman masa lalu.
- Sekarang: Do you play any sports?
- Masa lalu: Did you play sports when you were a child?
- Kebiasaan masa lalu: What did you usually do after school?
Kesalahan tenses bisa membuat jawaban kurang akurat, jadi jangan buru-buru menjawab sebelum memahami pertanyaannya.
5. Gunakan Filler Secukupnya
Kadang TNers butuh beberapa detik untuk memikirkan jawaban. Gunakan filler yang natural daripada langsung diam terlalu lama. Contohnya:
- Well, let me think…
- To be honest…
- Actually…
- I’d say…
Tapi jangan memasukkan filler di setiap kalimat. Tujuannya membantu menjaga kelancaran, bukan memenuhi seluruh jawaban dengan “well”.
Contoh Jawaban IELTS Speaking Part 1
Sekarang kita lihat penerapan cara menjawab tadi lewat beberapa topik yang umum dibahas di Speaking Part 1. Perhatikan bagaimana setiap jawaban tetap singkat, natural, dan dikembangkan dengan alasan atau detail yang relevan.
1. Hobbies and Free Time
Question: Do you enjoy watching movies in your free time?
Answer: Yes, I do. I really enjoy watching movies because they help me relax after a busy day. I especially like science fiction and comedy.
Jawaban dimulai dengan respons langsung, yaitu “Yes, I do.”, kemudian dilanjutkan dengan alasan dan detail. Jadi, TNers tidak perlu berhenti pada jawaban singkat saja.
2. Friends
Question: Do you enjoy spending time with your friends?
Answer: Yes, definitely. I’m quite keen on hanging out with my friends, especially on weekends. We usually grab some food and chat about different things.
Di sini, vocabulary yang digunakan tetap natural, seperti keen on dan hang out, tanpa memaksakan kata-kata yang terlalu rumit.
3. Hometown
Question: What do you like about your hometown?
Answer: Well, I really like the atmosphere. It’s quite peaceful, and there are some nice places to visit with my friends.
TNers tidak harus menghafalkan jawaban seperti ini. Cukup siapkan beberapa ide, misalnya suasana + tempat menarik + aktivitas, lalu kembangkan sesuai pertanyaan.
4. Sports
Question: Did you play any sports when you were a child?
Answer: Yes, I did. I used to play badminton with my friends after school. We usually played for about an hour before going home.
Karena pertanyaannya membahas masa lalu, jawaban juga menggunakan bentuk lampau seperti played dan used to play. Jadi, perhatikan tenses yang digunakan dalam pertanyaan.
5. Music
Question: What kind of music do you like?
Answer: Well, let me think… I’d say I mostly like pop music. I usually listen to it when I’m studying or relaxing because it helps me feel more comfortable.
Filler seperti Well, let me think bisa digunakan untuk memberi waktu beberapa detik saat menyusun jawaban. Namun, cukup gunakan seperlunya agar respons tetap terdengar natural.
Apa Saja Aspek yang Dinilai dalam IELTS Speaking?
Speaking IELTS dinilai berdasarkan empat aspek utama:
| Aspek | Yang Perlu Dilatih |
|---|---|
| Fluency & Coherence | Kelancaran dan keterhubungan ide |
| Lexical Resource | Variasi dan ketepatan vocabulary |
| Grammatical Range & Accuracy | Variasi serta ketepatan grammar |
| Pronunciation | Kejelasan pengucapan dan intonasi |
Jadi, jangan hanya latihan menghafal vocabulary. Speaking adalah kemampuan yang harus dilatih secara menyeluruh.
Baca Juga: 10 Trik Ampuh Menjawab Pertanyaan IELTS Speaking

Menguasai Speaking Part 1 membutuhkan lebih dari sekadar hafalan. TNers perlu terbiasa dengan berbagai topik familiar, memahami tenses pertanyaan, mengembangkan jawaban dengan alasan atau contoh, serta menggunakan vocabulary dan filler secara natural. Latihan juga perlu mencakup fluency & coherence, lexical resource, grammatical range & accuracy, dan pronunciation agar kemampuan berbicara lebih menyeluruh.
Nah, TNers yang ingin makin siap menghadapi IELTS Speaking Part 1 bisa mengikuti Program Kursus IELTS Offline dari Titik Nol English Course Medan. Program ini tersedia 2 minggu atau 1 bulan, bisa camp atau tanpa camp, serta jadwal siang atau malam. TNers juga mendapatkan placement test, buku, dan pembelajaran dengan metode ala Kampung Inggris Pare. Latihan bersama tutor bisa bikin TNers lebih terbiasa menjawab pertanyaan secara spontan dan natural.
Yuk, gas latihan IELTS Speaking, makin pede jawab natural, dan siapkan diri bareng Titik Nol English Course Medan!
F.A.Q Seputar Topik IELTS Speaking Part 1 Terbaru
Karena Part 1 memang menggunakan topik familiar dari kehidupan sehari-hari. Laporan peserta 2026 bahkan mencatat topik seperti keyboards and typing serta fixing things.
TNers bisa menjelaskan pengalaman yang pernah dilakukan, kebiasaan orang di sekitar, atau pendapat pribadi. Yang dinilai adalah kemampuan berbahasa, bukan seberapa ahli TNers dalam topik tersebut.
Bisa. Laporan peserta 2026 mencatat topik seperti keyboards and typing, talking to older people, mirrors, concentration, dan headphones. Namun, laporan tersebut bukan daftar resmi atau prediksi soal IELTS.
Jangan langsung diam atau mencoba menghafal jawaban. TNers bisa menggunakan pengalaman, pendapat, atau pengetahuan umum untuk mengembangkan respons secara spontan.
Tidak perlu. IELTS sendiri menyebut Part 1 menggunakan berbagai topik familiar, sehingga lebih efektif menyiapkan ide dan vocabulary yang bisa digunakan pada banyak tema daripada menghafal semua kemungkinan pertanyaan.

Hi! I’m an SEO Content Writer who enjoys turning ideas and research into engaging, easy-to-read content that not only connects with readers but also performs well on search engine.


