15 Kesalahan Writing Bahasa Inggris yang Sering Terjadi

Halo TNers! Menulis dalam bahasa Inggris tidak hanya soal menguasai kosakata, tetapi juga memahami grammar dan susunan kalimat. Kesalahan kecil pada tense, pilihan kata, atau tanda baca bisa membuat tulisan kurang tepat. Nah, kenali 15 kesalahan writing bahasa Inggris berikut agar TNers bisa memahami kesalahannya dan memperbaikinya. Yuk, simak contoh dan cara memahaminya!

Baca Juga: Pelajari Perbedaan Excited dan Exciting Biar Gak Salah Pakai

Kesalahan Writing Bahasa Inggris yang Perlu Dihindari 

Ada beberapa kesalahan yang sering muncul saat menulis bahasa Inggris. Nah, berikut 15 kesalahan writing bahasa Inggris yang perlu TNers ketahui.

1. Salah Menggunakan Tenses

Kesalahan tense biasanya terjadi ketika bentuk kata kerja tidak sesuai dengan waktu kejadian.

  • ❌  X I go to Jakarta yesterday.
  • I went to Jakarta yesterday.

Cara memahami: Yesterday menunjukkan kejadian sudah selesai di masa lalu, jadi gunakan Simple Past. Kata go berubah menjadi went.

2. Salah dalam Subject-Verb Agreement

Dalam Simple Present, bentuk verb perlu menyesuaikan subject yang digunakan.

  • She study English every night.
  • She studies English every night.

Cara memahami: She termasuk subject orang ketiga tunggal. Dalam kalimat positif Simple Present, verb perlu mendapat -s/-es.

3. Salah Menggunakan Verb dan To Be

Kalimat bahasa Inggris membutuhkan predikat yang sesuai, tetapi to be tidak bisa digunakan sembarangan sebelum verb biasa.

  • She very happy today.
  • She is very happy today.

Cara memahami: Happy adalah adjective, sehingga membutuhkan to be. Namun, kalau menggunakan verb seperti agree, tidak perlu menambahkan to be: I agree, bukan I am agree.

4. Salah Menggunakan Article A, An, dan The

Article digunakan berdasarkan jenis dan konteks noun yang mengikutinya.

  • I saw a elephant in the zoo.
  • I saw an elephant in the zoo.

Cara memahami: Elephant diawali bunyi vokal, sehingga menggunakan an. Ingat, pemilihan a/an berdasarkan bunyi, bukan sekadar huruf pertama.

5. Lupa Mengubah Noun Menjadi Bentuk Jamak

Countable noun yang jumlahnya lebih dari satu biasanya perlu dibuat dalam bentuk jamak.

  • I bought three book.
  • I bought three books.

Cara memahami: Setelah three, jumlah book lebih dari satu sehingga perlu bentuk plural. Untuk banyak noun, bentuk plural cukup ditambahkan -s atau -es.

6. Salah Menggunakan Prepositions

Preposition seperti in, on, dan at tidak selalu bisa diterjemahkan langsung dari Bahasa Indonesia.

  • I was born on 2002.
  • I was born in 2002.

Cara memahami: In digunakan untuk periode seperti tahun dan bulan, on untuk hari atau tanggal, sedangkan at biasanya digunakan untuk waktu tertentu.

7. Salah Menggunakan Pronoun

Kata ganti harus disesuaikan dengan fungsinya dalam kalimat, misalnya sebagai subject atau object.

  • Me am a student.
  • I am a student.

Cara memahami: I digunakan sebagai subject, sedangkan me digunakan sebagai object. Jadi, karena berada di posisi pelaku, gunakan I.

8. Salah Memilih Word Form atau Part of Speech

Satu kata bisa memiliki bentuk noun, verb, adjective, atau adverb yang berbeda.

  • She is a very beauty girl.
  • She is a very beautiful girl.

Cara memahami: Beauty adalah noun, sedangkan beautiful adalah adjective. Karena kata tersebut menerangkan girl, bentuk yang dibutuhkan adalah beautiful.

9. Menggunakan Word Order yang Salah

Bahasa Inggris memiliki aturan tertentu dalam menyusun kata, terutama ketika beberapa kata sifat digunakan bersama.

  • I bought a leather black jacket.
  • I bought a black leather jacket.

Cara memahami: Dalam contoh ini, black menunjukkan warna, sedangkan leather menunjukkan bahan. Urutan adjective yang tepat membuat kalimat terdengar lebih natural.

10. Menggunakan Collocation yang Tidak Tepat

Beberapa kata memang lebih umum digunakan bersama dalam pola tertentu.

  • I make my homework.
  • I do my homework.

Cara memahami: Dalam Bahasa Inggris, pasangan yang lazim adalah do homework, bukan make homework. Jadi, jangan hanya menghafalkan arti kata, tetapi pelajari juga pasangan kata yang sering digunakan.

11. Menerjemahkan Bahasa Indonesia Secara Kata demi Kata

Struktur bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tidak selalu sama, sehingga terjemahan kata per kata bisa menghasilkan kalimat yang salah.

  • I very like this movie.
  • I really like this movie.

Cara memahami: Dalam Bahasa Inggris, very biasanya tidak digunakan langsung untuk memperkuat verb seperti like. Gunakan pola yang memang lazim, yaitu really like.

12. Membuat Run-on Sentence atau Comma Splice

Dua klausa lengkap tidak bisa begitu saja digabungkan hanya dengan koma.

  • I wanted to study, my friend wanted to sleep.
  • I wanted to study, but my friend wanted to sleep.

Cara memahami: Ada dua ide lengkap dalam contoh tersebut. Gunakan conjunction seperti but, pisahkan dengan titik, atau gunakan struktur lain yang tepat.

13. Salah Menggunakan Connectors

Connector harus sesuai dengan hubungan makna antara dua ide.

  • I was tired, because I continued studying.
  • I was tired, but I continued studying.

Cara memahami: Because menunjukkan alasan, but menunjukkan pertentangan, so menunjukkan hasil, sedangkan and menambahkan informasi. Pilih connector berdasarkan hubungan kedua ide.

14. Salah Menggunakan Punctuation dan Capitalization

Kesalahan huruf kapital dan tanda baca bisa membuat tulisan terlihat kurang rapi dan sulit dipahami.

  • every monday i study english.
  • Every Monday, I study English.

Cara memahami: Awal kalimat menggunakan huruf kapital. Kata I, nama hari, dan nama bahasa seperti English juga ditulis dengan huruf kapital.

15. Salah Spelling dan Memilih Kata yang Mirip

Ada kata yang terdengar atau terlihat mirip, tetapi memiliki fungsi dan arti berbeda.

  • I think your very kind.
  • I think you’re very kind.

Cara memahami: Your menunjukkan kepemilikan, sedangkan you’re merupakan singkatan dari you are. Jadi, gunakan you’re karena kalimat tersebut bermakna “I think you are very kind.”

Baca Juga: Penggunaan In On At Bahasa Inggris & Contoh Soal Latihannya

CTA Banner - Program Kursus Bahasa Inggris Offline Medan

Menulis bahasa Inggris dengan benar bukan cuma soal menghafal kosakata atau membetulkan kalimat yang salah. TNers perlu memahami kenapa kesalahan itu terjadi agar tidak mengulanginya saat menulis lagi. Jadi, jadikan 15 kesalahan writing bahasa Inggris di atas sebagai checklist setiap kali mengecek writing. Makin paham alasannya, makin mudah TNers memperbaiki tulisan sendiri. 

Kalau masih sering bingung saat menyusun kalimat Bahasa Inggris, TNers bisa mulai dari dasar lewat Program General English Offline dari Titik Nol English Course Medan. Pilih durasi 2 minggu atau 1 bulan, dengan opsi camp atau tanpa camp dan jadwal siang atau malam yang lebih fleksibel. Tidak cuma belajar teori, TNers juga diajak memahami penggunaan bahasa Inggris lewat latihan yang membuatnya lebih terbiasa. 

Yuk, perbaiki writing bahasa Inggris-mu mulai sekarang bareng Titik Nol English Course Medan!

F.A.Q Seputar Kesalahan Writing Bahasa Inggris

Sentence fragment adalah kalimat yang belum lengkap karena kehilangan unsur penting seperti subject atau verb.

Contohnya their/there/they’re, then/than, dan affect/effect. Kata-kata tersebut memiliki fungsi atau arti yang berbeda meski terlihat atau terdengar mirip.

Uncountable noun adalah kata benda yang tidak dihitung satu per satu, seperti information, advice, dan furniture, sehingga umumnya tidak memiliki bentuk jamak.

Boleh untuk tulisan informal. Namun, tulisan formal biasanya lebih cocok menggunakan bentuk lengkap seperti do not dan cannot.

Proofreading membantu menemukan typo, spelling, grammar, dan tanda baca yang masih salah sebelum tulisan digunakan.

Scroll to Top