
Halo TNers! Listening TOEFL ITP sering terasa sulit karena audio terus berjalan dan tidak dapat diulang. Padahal, kuncinya cukup sederhana: menangkap respons pembicara kedua, mengenali sinonim, mewaspadai distractor, mencatat kata kunci, dan tetap menjawab meski masih ragu. Nah, biar TNers makin siap, Minol sudah menyiapkan 10 trik dan tips Listening TOEFL ITP yang bisa langsung dipakai saat latihan.
Baca Juga: 7 Cara Belajar TOEFL ITP Otodidak untuk Pemula agar Makin Siap
Trik dan Tips Listening TOEFL ITP
Berikut 10 trik dan tips listening TOEFL ITP yang bisa TNers gunakan saat menghadapi Listening TOEFL ITP.
1. Fokus pada Respons Pembicara Kedua
Dengarkan respons pembicara kedua secara utuh, karena pertanyaan Part A hampir selalu berkaitan dengannya. Percakapan biasanya terdiri dari dua pembicara, dan TNers sering terjebak memilih jawaban dari kata yang terdengar pada pembicara pertama. Padahal, maksud sebenarnya baru terlihat setelah memahami respons kedua secara penuh. Dalam contoh resmi ETS, percakapan dan pertanyaan pada Part A tidak diulang, jadi fokus penuh sejak awal sangat menentukan.
2. Cari Sinonim dalam Pilihan Jawaban
Cocokkan makna jawaban dengan audio, bukan kata yang persis sama. Soal listening sering menguji pemahaman terhadap ungkapan atau informasi yang memiliki makna serupa, bukan pengulangan kata yang sama. Jadi, jangan hanya mencari kata yang terdengar familiar, pastikan juga maknanya benar-benar sesuai dengan apa yang disampaikan pembicara.
3. Waspadai Sound-Alikes dan Distractor
Beberapa pilihan jawaban bisa terlihat menarik karena memiliki kata atau bunyi yang mirip dengan audio. Ini disebut sound–alikes (kata yang bunyinya mirip) dan distractor (pilihan jawaban yang sengaja dibuat mengecoh), Jadi, keduanya dapat membuat TNers memilih jawaban hanya karena mengenali satu kata atau bunyi tertentu. Dengarkan konteks kalimat secara utuh dan pastikan pilihan tersebut benar-benar sesuai dengan maksud pembicara.
4. Kenali Ekspresi Negatif dan Persetujuan
Perhatikan ungkapan seperti not, never, hardly, atau bentuk persetujuan seperti so do I dan neither do I. Kata-kata tersebut dapat mengubah atau menegaskan makna sebuah respons. Mengenali pola seperti ini membantu TNers menghindari pilihan yang sekilas terdengar benar.
5. Tarik Kesimpulan dari Konteks
Hubungkan beberapa informasi sekaligus untuk menemukan jawaban, karena tidak semua jawaban disampaikan secara langsung dalam percakapan. ETS menjelaskan bahwa jawaban Listening ditentukan berdasarkan informasi yang dinyatakan atau tersirat dari pembicara. Artinya TNers perlu terbiasa membaca konteks, bukan hanya menunggu kalimat eksplisit.
6. Catat Kata Kunci pada Part B dan C
Catat kata kunci seperti nama, tempat, angka, alasan, atau topik utama selama audio berlangsung. Part B dan C berisi materi yang lebih panjang dibandingkan Part A, sehingga informasi penting mudah terlupakan kalau tidak dicatat. TNers tidak perlu menulis semua kalimat, cukup beberapa kata kunci untuk membantu mengingat isi audio.
7. Tetap Jawab Saat Masih Ragu
Jangan biarkan jawaban kosong hanya karena ragu. Kalau ada soal yang terasa sulit, jangan terlalu lama memikirkannya sampai kehilangan bagian audio berikutnya. Gunakan kata kunci, konteks, dan proses eliminasi untuk menentukan pilihan paling masuk akal, lalu lanjutkan fokus ke soal berikutnya. ETS menyebutkan bahwa tidak ada penalti untuk jawaban yang salah, sehingga tetap mengisi jawaban lebih baik daripada membiarkannya kosong.
8. Tentukan Topik Utama
Pahami dulu topik utama sebelum fokus ke detail, terutama pada Part B dan C yang berisi percakapan atau talk lebih panjang. Cara ini membantu TNers mengetahui arah pembicaraan sejak awal, sehingga lebih mudah menghubungkan informasi dengan pertanyaan yang muncul kemudian.
9. Perhatikan Informasi yang Tersirat
Pahami maksud pembicara, bukan hanya menunggu kata yang sama persis dengan pilihan jawaban. Kadang, jawaban tidak disebutkan dengan kalimat yang sama seperti pilihan yang tersedia. TNers perlu menyimpulkan maksud pembicara berdasarkan keseluruhan informasi dalam percakapan.
10. Bedakan Informasi Utama dan Detail
Prioritaskan siapa, apa, kapan, di mana, dan alasan saat mendengarkan Part B dan C. Bagian ini sering memuat banyak informasi sekaligus, dan tidak semuanya memiliki tingkat kepentingan yang sama. Dengan memilah detail yang relevan dengan pertanyaan, pilihan jawaban bisa dicocokkan dengan lebih jeli.
Baca Juga: 7 Cara Efektif Melatih Kemampuan Listening Bahasa Inggris

Nah, trik dan tips listening TOEFL ITP bukan hanya soal mendengar audio. TNers perlu fokus, memahami konteks, mengenali respons, mencari sinonim, dan menghindari distractor. Pada Part B dan C, perhatikan topik utama, informasi tersirat, dan detail penting. Jika masih ragu, gunakan konteks dan eliminasi sebelum memilih jawaban. Latihan rutin akan membuat strategi ini semakin terbiasa.
Kalau TNers masih belum paham dengan pola listening TOEFL ITP atau merasa kesulitan menerapkan berbagai tips di atas, TNers bisa bergabung dengan Program Kursus TOEFL Offline Titik Nol English Course Medan. Program ini tersedia dalam durasi 2 minggu atau 1 bulan, dengan pilihan kelas siang atau malam serta camp atau tanpa camp. Setiap pertemuan berlangsung 90 menit, dengan metode ala Kampung Inggris dan tutor bersertifikat internasional.
Yuk, mari belajar TOEFL ITP dan latih kemampuan listening dengan lebih terarah bersama Titik Nol English Course Medan!
F.A.Q. Seputar Tips Listening TOEFL ITP
Listening TOEFL ITP Level 1 terdiri dari 50 soal dengan waktu pengerjaan sekitar 35 menit.
Bagian Listening TOEFL ITP Level 1 berlangsung sekitar 35 menit. TNers perlu mendengarkan audio sekaligus menjawab pertanyaan dalam waktu tersebut.
Tidak. Dalam contoh resmi ETS, percakapan dan pertanyaan pada Part A tidak diulang, sehingga TNers perlu fokus sejak audio dimulai.
Jangan panik dan jangan terpaku pada satu soal. Gunakan kata kunci, konteks, dan informasi yang berhasil ditangkap untuk memilih jawaban yang paling masuk akal.
Lakukan latihan secara rutin dan evaluasi kesalahan setelah mengerjakan soal. ETS juga menyediakan sample questions dan materi persiapan resmi untuk membantu peserta mengenali format serta tipe soal TOEFL ITP.

Hi! I’m an SEO Content Writer who enjoys turning ideas and research into engaging, easy-to-read content that not only connects with readers but also performs well on search engine.


