Panduan Lengkap Perbedaan Have, Has, dan Had

Perbedaan Have, Has, dan Had

Hai TNers! Pernahkah kamu sedang menulis atau berbicara dalam bahasa Inggris, lalu ragu harus menggunakan “have“, “has“, atau “had“? Ketiga kata ini memang sangat sering digunakan dalam berbagai tense dan struktur kalimat, sehingga jika salah memilih, kalimat yang dihasilkan bisa terdengar janggal atau bahkan berubah makna. Akibatnya, kamu jadi ragu-ragu setiap kali hendak berbicara atau menulis, padahal perbedaannya sebenarnya tidak serumit itu. Tenang saja, karena Minol akan membantu kamu memahami satu per satu perbedaan have, has, dan had agar tidak salah pakai lagi.

Baca Juga: Tenses dalam Bahasa Inggris: Present Perfect vs Past Tense

Pengertian dan Fungsi Have, Has, dan Had

Perbedaan have, has, dan had yang paling mendasar terletak pada pengertian dan fungsinya masing-masing. Berikut penjelasan lengkapnya.

Have

Have adalah kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan atau pengalaman, sekaligus berfungsi sebagai kata bantu (auxiliary verb) dalam membentuk present perfect tense. Kata ini digunakan untuk subjek I, you, we, dan they. Contoh:

  • I have finished my homework
  • You have seen that movie
  • We have visited Paris
  • They have bought a new car

Has

Has adalah bentuk dari “have” yang digunakan untuk subjek tunggal orang ketiga (he, she, it) dalam kalimat positif, dan juga berfungsi sebagai kata bantu dalam pembentukan present perfect tense. Contoh:

  • He has completed the project
  • She has read that book
  • It has started raining

Had

Had merupakan bentuk lampau dari “have” dan “has”, digunakan untuk menunjukkan kepemilikan atau pengalaman di masa lalu, serta sebagai kata bantu dalam pembentukan past perfect tense. Berbeda dengan have dan has, had berlaku untuk semua subjek (I, you, they, we, he, she, it). Contoh:

  • I had finished my work before he arrived
  • She had seen the movie before it was released
  • They had left the party when we arrived

Tabel Ringkasan Perbedaan Have, Has, dan Had

KataDigunakan untuk SubjekFungsi UtamaWaktu
HaveI, you, we, theyKepemilikan/pengalaman, auxiliary present perfectMasa sekarang
HasHe, she, itKepemilikan/pengalaman, auxiliary present perfectMasa sekarang
HadSemua subjekKepemilikan/pengalaman, auxiliary past perfectMasa lalu

Perbedaan Have, Has, dan Had dalam Kalimat

Agar lebih jelas, berikut perbedaan have, has, dan had dalam kalimat positif, negatif, dan interogatif.

Kalimat Positif

Rumus: subject + have/has/had + object

  • Have: “I have a car.”
  • Has: “She has a pet dog.”
  • Had: “I had seen that movie before, and they had a great time at the party.”

Kalimat Negatif

Rumus: subject + do/does + not + have/has + object

  • Have: “I do not have a car.” Bisa juga “I don’t have a car.”
  • Has: “She does not have a pet dog.” Bisa juga “She doesn’t have a pet dog.”
  • Had: “I hadn’t seen that movie before, and they hadn’t had a great time at the party.”

Kalimat Interogatif

Rumus: do/does + subject + have/has + object

  • Have: “Do I have a car?“
  • Has: “Does she have a pet dog?“

Khusus untuk “had“, rumusnya menjadi had + subject + object:

  • Had: “Had they had a great time at the party?”

Berdasarkan contoh-contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan have, has, dan had terletak pada subjek dan waktunya. “Have” digunakan untuk subjek jamak seperti they dan we, serta I dan you, untuk kepemilikan atau pengalaman di masa sekarang. “Has” digunakan untuk subjek tunggal seperti he, she, dan it, juga untuk masa sekarang. Sementara itu, “had” digunakan untuk semua subjek dan menunjukkan kepemilikan, pengalaman, atau urutan kejadian yang telah terjadi di masa lalu (past perfect tense).

Tips Mengingat Perbedaan Have, Has, dan Had

Cara paling mudah untuk mengingat perbedaan ketiganya adalah dengan memperhatikan subjeknya. Kamu bisa membayangkan have dan has sebagai dua teman dengan gaya kerja berbeda: have terbiasa bekerja secara berkelompok (I, you, they, we), sedangkan has terbiasa bekerja sendiri (he, she, it). Had dapat digunakan untuk semua subjek, tetapi khusus untuk kejadian yang sudah berlalu.

Agar semakin terbiasa, kamu bisa berlatih membuat kalimat sendiri setiap hari, menggunakan flashcard atau aplikasi belajar, atau berlatih bersama teman agar pemahamanmu semakin terasah.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan Have, Has, dan Had

Beberapa kesalahan berikut sering terjadi, bahkan pada pembelajar yang sudah cukup lama belajar bahasa Inggris. Yuk, kenali agar kamu bisa menghindarinya.

Tertukar antara past perfect dan simple past. “Had” dipakai untuk menunjukkan urutan dua kejadian di masa lalu (kejadian A terjadi sebelum kejadian B), bukan sekadar menceritakan sesuatu yang sudah lewat. Kalau hanya satu kejadian di masa lalu, gunakan simple past (“I ate,” bukan “I had eaten“).

Menggunakan “has” untuk subjek jamak. Contoh salah: “They has finished the report.” Seharusnya “They have finished the report,” karena they termasuk subjek jamak.

Lupa mengubah “have” menjadi “has” untuk subjek tunggal orang ketiga. Contoh salah: “She have a new phone.” Seharusnya “She has a new phone.”

Memakai “had” padahal konteksnya masih present perfect. Contoh salah: “I had already eaten breakfast” untuk menceritakan kejadian hari ini. Kalau belum ada kejadian lain di masa lalu sebagai pembanding, cukup gunakan “I have already eaten breakfast.”

Baca Juga: Lengkap! Possessive Adjective dan Berbagai Contoh Kalimatnya

CTA Banner - Program Kursus Bahasa Inggris Offline Medan

Nah itu uraian lengkap mengenai perbedaan have, has, dan had yang perlu TNers pahami. Ketiga kata tersebut tampak sederhana, tetapi penggunaannya sangat menentukan ketepatan sebuah kalimat dalam bahasa Inggris. Dengan memahami subjek dan waktu yang sesuai, kamu dapat menulis maupun berbicara dengan lebih percaya diri tanpa perlu ragu memilih kata yang tepat sesuai konteks kalimat yang dimaksud

TNers, masih merasa belajar sendirian di rumah kurang maksimal dan susah konsisten? Yuk, ikuti Program Kursus Bahasa Inggris Offline dari Titik Nol English Course Medan. Kamu akan belajar dengan metode ala Kampung Inggris Pare, materi yang sudah terintegrasi TOEFL/IELTS, serta dibimbing tutor muda berpengalaman dan bersertifikat Internasional, biar kemampuan bahasa Inggrismu makin cepat berkembang.

Yuk, kuasai grammar dasar seperti have, has, dan had biar makin lancar bareng Titik Nol English Course Medan!

F.A.Q Seputar Perbedaan Have, Has, dan Had

Bisa. Berbeda dengan have dan has yang digunakan sesuai subjeknya, had berlaku untuk semua subjek (I, you, he, she, it, we, they) karena fungsinya menunjukkan kejadian di masa lalu.

Has digunakan jika subjeknya tunggal orang ketiga, yaitu he, she, atau it. Selain itu, gunakan have.

Have/has digunakan dalam present perfect untuk kejadian yang masih berhubungan dengan sekarang, sedangkan had digunakan dalam past perfect untuk kejadian yang telah selesai sebelum kejadian lain di masa lalu.

Bisa. Dalam percakapan atau tulisan informal, have sering disingkat menjadi ‘ve (I’ve, you’ve, we’ve, they’ve), has menjadi ‘s (he’s, she’s, it’s), dan had menjadi ‘d (I’d, she’d, they’d). Namun, dalam tulisan formal, bentuk lengkapnya tetap lebih disarankan.

Tidak selalu. Have juga bisa berfungsi sebagai kata kerja utama yang berarti “memiliki”, contohnya pada kalimat “I have a car.” Sementara itu, dalam kalimat seperti “I have finished my homework,” have berfungsi sebagai kata bantu (auxiliary verb) untuk membentuk present perfect tense.

Scroll to Top