
Hai TNers! Apakah kamu memiliki ambisi untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri? Jika iya, kamu harus siap untuk menghadapi tes kecakapan bahasa Inggris. Di antara sekian banyak sertifikasi yang diakui secara internasional, TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan IELTS (International English Language Testing System) menjadi nama yang paling dominan, namun di sisi lain, keduanya masih sering membuat bingung. Tapi tenang, Minol akan membantu kamu untuk mengetahui apa saja sih perbedaan TOEFL dan IELTS.
Baca Juga: https://medan.titiknolenglish.com/latihan-contoh-soal-ielts
Sebelum mengetahui apa saja perbedaan TOEFL dan IELTS, kamu perlu memahami apa itu TOEFL dan IELTS.
TOEFL merupakan tes kemampuan berbahasa Inggris dengan aksen Amerika atau United States. Ujian ini dilaksanakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat. Tidak hanya diperlukan untuk lanjut kuliah ke luar negeri dan beasiswa luar negeri, tes ini juga bisa untuk keperluan profesional dan imigrasi di beberapa negara. Kelebihan pada ujian ini adalah terdapat banyak peserta yang akhirnya diterima di institusi pendidikan di wilayah Amerika Utara.
Jenis-Jenis Tes TOEFL:
Untuk wilayah Asia, tes yang digunakan adalah TOEFL ITP (Institutional Testing Program) yaitu berbasis kertas. Skor yang dihasilkan bersifat institusi dan di wilayah lokal tertentu, belum termasuk berlaku di seluruh dunia. TOEFL ITP mencakup tiga sesi, mulai dari listening, structure and written expression, serta reading. Total skor maksimal pada TOEFL ITP ini adalah 550 hingga 677. Biaya yang perlu kamu keluarkan untuk ujian TOEFL ITP yaitu sekitar Rp. 400.000 hingga Rp. 600.000.
TOEFL iBT (Internet Based Test) merupakan ujian berbasis komputer yang mencakup empat sesi, yaitu reading, listening, speaking, dan writing. Setelah kamu menjawab semua pertanyaan yang ada di komputer, kemudian jawaban tersebut akan langsung dikirim ke ETS (Educational Testing Service). Skor maksimal TOEFL iBT adalah 120, dengan rata – rata nilai adalah 80 ataupun 90. Biaya yang perlu kamu keluarkan untuk ujian TOEFL iBT yaitu sekitar Rp. 2.000.000 hingga Rp. 3.000.000.
IELTS merupakan tes yang menguji kemampuan berbahasa Inggris dengan accent British (United Kingdom). Pada tes ini terdapat sesi listening, reading, writing, dan juga speaking. Skor maksimal IELTS adalah dalam skala 0 hingga 9.0. Sedangkan untuk durasinya, tes IELTS dilakukan sekitar 2 jam 45 menit. Selain itu, peserta juga diminta untuk mengikuti ujian speaking secara langsung dengan seorang penilai selama 12-15 menit. Fyi, tidak hanya diterima oleh institusi di negara Inggris, Selandia, dan Australia, IELTS juga digunakan di negara – negara Commonwealth lainnya lho. Tes ini juga diakui secara global untuk keperluan pendidikan, imigrasi maupun profesional. Untuk biayanya, kamu perlu menyiapkan sekitar Rp. 3.000.000,- atau lebih.
Setelah mengetahui apa itu TOEFL dan IELTS, Minol bantu kamu untuk mencatat perbedaan TOEFL dan IELTS di bawah ini.
Gimana TNers? Apakah kamu sudah gak bingung lagi dengan perbedaan TOEFL dan IELTS? Pastikan kamu gak salah pilih tes ya. Jika kamu berencana melanjutkan studi di Amerika Serikat, TOEFL lebih sesuai untuk kebutuhanmu. Namun, jika tujuanmu adalah negara-negara persemakmuran atau kamu lebih nyaman dengan wawancara langsung, IELTS menjadi pilihan yang lebih baik.
Kamu bisa mulai mempersiapkan diri dengan mengambil Program Online TOEFL/IELTS di Titik Nol English Course Medan. Di program ini, kamu akan mempelajari TOEFL/IELTS dari dasar hingga tips and trick untuk mendapatkan skor yang tinggi dari experienced expert tutors lho! Mau banget kan dibimbing sama mereka dan bergabung bersama Alumni yang sudah lolos menembus kampus luar negeri?
Yuk, daftar sekarang sebelum kuota subsidi habis!
Chat Admin