
Hai TNers! Pernah ngerasa waktu abis duluan padahal bacaan reading masih panjang dan soal belum kejawab semua? Padahal, ada dua teknik yang bisa bikin proses membacamu jauh lebih cepat, yaitu skimming dan scanning. Sayangnya, banyak yang masih menganggap kedua teknik ini sama, padahal fungsinya cukup berbeda. Yuk, kita bahas perbedaan skimming dan scanning dalam reading biar kamu bisa menerapkannya dengan tepat!
Baca Juga: 7 Strategi Manajemen Waktu yang Efektif untuk IELTS Reading
Berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaan kedua teknik membaca ini beserta cara penerapannya.
Skimming adalah teknik membaca cepat yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum atau ide utama dari sebuah teks tanpa membaca setiap kalimat secara detail. Biasanya, teknik ini dilakukan dengan membaca judul, subjudul, dan kalimat pertama di setiap paragraf. Skimming cocok digunakan saat kamu baru pertama kali menghadapi sebuah teks dan ingin tahu topik apa yang sedang dibahas. Dengan skimming, kamu bisa membaca jauh lebih cepat dibandingkan dengan membaca teks secara menyeluruh dan mendalam.
Berbeda dengan skimming, scanning adalah teknik membaca cepat yang dilakukan untuk mencari informasi spesifik dalam sebuah teks, seperti nama, tanggal, atau angka tertentu. Saat scanning, mata bergerak cepat menyusuri teks untuk menemukan kata kunci yang sudah ditentukan sebelumnya. Teknik ini biasanya digunakan setelah kamu tahu apa yang sedang dicari, bukan untuk memahami keseluruhan isi teks. Scanning sangat berguna saat mengerjakan soal yang membutuhkan jawaban spesifik dari dalam bacaan.
Perbedaan utama antara skimming dan scanning terletak pada tujuannya saat membaca sebuah teks. Skimming bertujuan untuk memahami gagasan umum atau inti dari keseluruhan bacaan secara cepat. Sementara itu, scanning bertujuan untuk menemukan informasi tertentu yang sudah diketahui bentuknya, seperti kata kunci dari soal. Memahami perbedaan tujuan ini penting supaya kamu bisa memilih teknik yang tepat sesuai kebutuhan saat membaca.
Saat skimming, kamu cukup membaca sebagian kecil dari teks, seperti judul dan awal paragraf, tanpa perlu membaca semua baris secara detail. Sebaliknya, scanning mengharuskan matamu bergerak menyusuri seluruh baris teks untuk mencari kata kunci yang spesifik. Karena itu, scanning biasanya membutuhkan ketelitian lebih tinggi dibandingkan dengan skimming yang lebih fokus pada kecepatan. Menguasai kedua cara ini akan membuat proses membacamu jauh lebih efisien.
Gunakan skimming saat kamu baru pertama kali membaca teks dan ingin memahami topik utamanya sebelum masuk ke soal. Setelah itu, gunakan scanning untuk mencari jawaban spesifik berdasarkan kata kunci yang ada di pertanyaan. Kombinasi kedua teknik ini sangat efektif diterapkan saat mengerjakan soal reading dalam tes seperti IELTS yang punya batasan waktu ketat. Dengan menggunakan teknik yang tepat sesuai situasinya, waktu pengerjaan soal reading bisa jauh lebih hemat.
Baca Juga: Memahami Penggunaan Tanda Baca dalam Bahasa Inggris
Memahami perbedaan skimming dan scanning dalam reading sangat penting supaya proses membacamu lebih efisien, terutama saat menghadapi tes dengan waktu terbatas. Skimming membantu memahami gambaran umum teks, sementara scanning membantu menemukan informasi spesifik dengan cepat. Kombinasi kedua teknik ini bisa jadi senjata ampuh untuk menaklukkan soal reading yang panjang. Yuk, mulai latih kedua teknik ini supaya kemampuan membacamu makin cepat dan efektif.
Masih ngerasa kewalahan tiap kali ketemu bacaan panjang di IELTS reading? Jangan bingung sendirian. Kamu bisa gabung dengan Program Kursus Bahasa Inggris Offline dari Titik Nol English Course Medan. Kamu bakalan belajar strategi reading yang efektif bareng tutor bersertifikat.
Yuk, mulai kuasai teknik reading dengan lebih percaya diri sekarang juga!

SEO Content Writer
Hi! I am an aspiring SEO Content Writer, informative, and SEO-friendly content.
Chat Admin